|
5
|
Extremely flammable (amat sangat mudah terbakar |
F
|
Bahan-bahan
dan formulasi yang ditandai dengan notasi bahaya. EXTREMELY FLAMMABLE
merupakan likuid yang memiliki titik nyala sangat rendah (di bawah 0o C)
dan titik didih rendah dengan titik didih awal (di bawah +35oC).
Bahan amat sangat mudah terbakar berupa gas dengan udara dapat
membentuk suatu campuran bersifat mudah meledak di bawah kondisi
normal.
Frase-R
untuk bahan amat sangat mudah terbakar : R12
|
Contoh
bahan dengan sifat tersebut adalah dietil eter (cairan) dan propane (gas)
|
Hindari
campuran dengan udara dan hindari sumber api.
|
|||
|
6
|
Flammable Solid
( padatan mudah terbakar)
|
|
Padatan yang mudah
terbakar didefinisikan sebagai padatan yang memenuhi salah satu syarat
dibawah ini:
Merupakan bahan peledak
basah, Merupakan zat yang dapat bereaksi sendiri, karena tidak stabil
terhadap panas dan terdekomposisi menghasilkan panas (walaupun tanpa oksigen
dari udara), Padatan yang mudah sekali terbakar.
|
Bahan yang bereaksi
dengan air dan menimbulkan panas serta api (pyrophoric material) adalah suatu
cairan atau padatan (banyak atau sedikit jumlahnya) yang dalam 5 (lima) menit
berada di udara bebas tanpa disulut api dapat terbakar (menimbulkan api)
dengan sendirinya.
|
Hindari panas atau
bahan mudah terbakar dan reduktor serta hindari kontak dengan air apabila
bereaksi dengan air dan menimbulkan panas serta api.
|
|||
|
7
|
Very toxic (sangat beracun) |
T+
|
Bahan dan formulasi
yang ditandai dengan notasi bahaya VERY TOXIC dapat menyebabkan kerusakan
kesehatan akut atau kronis dan bahkan kematian pada konsentrasi sangat
rendah jika masuk ke tubuh melalui inhalasi, melalui mulut
(ingestion),atau kontak dengan kulit.
Suatu bahan dikategorikan sangat beracun jika memenuhi kriteria berikut:
LD50 dermal (tikus atau kelinci)
≤ 50 mg/kg berat badan
LC50 pulmonary (tikus) untuk aerosol
/debu ≤ 0,25 mg/L
Frase-R untuk
bahan sangat beracun : R26, R27 dan R28
|
Contoh bahan dengan
sifat tersebut misalnya kalium sianida, hydrogen sulfida, nitrobenzene dan
atripin.
|
|
|||
|
8
|
Toxic (beracun) |
T
|
Bahan dan formulasi
yang ditandai dengan notasi bahaya TOXIC dapat menyebabkan kerusakan
kesehatan akut atau kronis dan bahkan kematian pada konsentrasi sangat
rendah jika masuk ke tubuh melalui inhalasi, melalui mulut (ingestion),atau
kontak dengan kulit.
Suatu bahan dikategorikan beracun jika memenuhi kriteria berikut:
LD50 dermal (tikus atau
kelinci) 50 – 400
mg/kg berat badan
Frase-R untuk bahan beracun : R23, R24 dan R25
Bahan dan formulasi yang memiliki sifat :
·
Karsinogenik
(Frase-R :R45 dan R40)
·
Mutagenik
(Frase-R :R47)
·
Toksik untuk
reproduksi (Frase-R :R46 dan R40) atau
Sifat-sifat merusak
secara kronis yang lain (Frase-R :R48) ditandai dengan simbol
bahaya TOXIC SUBSTANCES dan kode huruf T.
|
Bahan karsinogenik
dapat menyebabkan kanker atau meningkatkan timbulnya kanker jika masuk ke
tubuh melalui inhalasi, melalui mulut dan kontak dengan kulit.
Contoh bahan dengan
sifat tersebut misalnya solven-solven seperti metanol (toksik) dan benzene
(toksik, karsinogenik). karbon tetraklorida (CCl4), Hidrogen
sulfida (H2S), Benzena (C6H6)
|
Hindari Kontak atau
masuk kedalam tubuh, segera berobat kedokter bila kemungkinan keracunan
|
|
9
|
Harmful (berbahaya)
Bahan kimia dapat menyebabkan iritasi, luka bakar pada kulit,
berlendir,mengganggu sistem pernafasan bila kontak dengan kulit, dihirup atau
ditelan
|
Xn
|
Bahan dan formulasi
yang ditandai dengan notasi bahaya HARMFUL memiliki resiko merusak kesehatan
sedang jika masuk ke tubuh melalui inhalasi, melalui mulut
(ingestion), atau kontak dengan kulit.
Suatu bahan dikategorikan berbahaya jika memenuhi kriteria berikut:
LD50 dermal (tikus
atau kelinci) 400-2000 mg/kg berat badan
LC50 pulmonary (tikus)
untuk aerosol /debu 1 – 5 mg/L
Frase-R untuk bahan berbahaya : R20, R21 dan R22
Sifat-sifat merusak secara kronis yang lain (Frase-R:R48) yang tidak
diberi notasi toxic, akan ditandai dengan simbol bahaya HARMFUL
SUBSTANCES dan kode huruf Xn.
Bahan-bahan yang dicurigai memiliki sifat karsinogenik, juga akan
ditandai dengan simbol bahaya HARMFUL SUBSTANCES dan kode huruf Xn, bahan
pemeka (sensitizing substances) (Frase-R :R42 dan R43) diberi label menurut
spektrum efek apakah dengan simbol bahaya untuk ‘harmful substances’ dan kode
huruf Xn atau dengan simbol bahaya ‘irritant substances’ dan kode huruf Xi.
Bahan yang dicurigai
memiliki sifat karsinogenik dapat menyebabkan kanker dengan probabilitas
tinggi melalui inhalasi, melalui mulut (ingestion) atau kontak dengan kulit.
|
Contoh bahan yang
memiliki sifat tersebut misalnya solven 1,2-etane-1,2-diol atau etilen glikol
(berbahaya), diklorometan (berbahaya, dicurigai karsinogenik).NaOH, C6H5OH,
Cl2
|
Hindari kontak dengan
tubuh atau hindari penghirupan, segera berobat jika terkena bahan.
|
|||
|
10
|
(menyebabkan iritasi)
|
Xi
|
Bahan dan formulasi
dengan notasi ‘irritant’ adalah tidak korosif tetapi dapat menyebabkan
inflamasi jika kontak dengan kulit atau selaput lendir.
Frase-R untuk
bahan irritant : R36, R37, R38 dan R41
|
Contoh bahan dengan
sifat tersebut misalnya isopropilamina, kalsium klorida dan asam dan basa
encer.
|
pernafasan, kontak
dengan kulit dan mata.
|
|||
|
11
|
Corrosive (korosif) |
C
|
Bahan dan formulasi
dengan notasi CORROSIVE adalah merusak jaringan hidup. Jika suatu bahan
merusak kesehatan dan kulit hewan uji atau sifat ini dapat diprediksi
karena karak teristik kimia bahan uji,
seperti asam (pH <2) dan basa (pH>11,5), ditandai sebagai bahan
korosif.
Frase-R untuk
bahan korosif : R34 dan R35
|
Contoh bahan dengan
sifat tersebut misalnya asam mineral seperti HCl dan H2SO4maupun
basa seperti larutan NaOH (>2%).
|
Hindari kontaminasi
pernafasan, kontak dengan kulit dan mata
|
|||
|
12
|
NATURE POLLUTING
Bahan berbahaya bagi lingkungan
bersifat berbahaya bagi satu atau beberapa komponen dalam lingkungan
kehidupan.
|
N
|
Bahan dan formulasi
dengan notasi DANGEROUS FOR ENVIRONMENT adalah dapat menyebabkan efek
tiba-tiba atau dalam sela waktu tertentu pada satu kompartemen lingkungan
atau lebih (air, tanah, udara, tanaman, mikroorganisme) dan menyebabkan
gangguan ekologi.
Frase-R untuk
bahan berbahaya bagi lingkungan : R50, R51, R52 dan R53.
|
Contoh bahan yang
memiliki sifat tersebut misalnya tributil timah kloroda, tetraklorometan, dan
petroleum hidrokarbon seperti pentana dan petroleum bensin, serta AgNO3,
Hg2Cl2, HgCl2
|
Hindari kontak atau
bercambur dengan lingkungan yang dapat membahayakan makhluk hidup, limbah
dijauhkan dari lingkungan
|
|
13
|
|
|
terbakar.
|
|
|
||||||
|
14
|
Flammable Gas (Gas mudah terbakar ) |
|
Simbol pengaman yang
digunakan untuk transportasi atau penyimpanan gas yang mudah terbakar
|
Hydrogen acetylene
|
|
||||||
|
15
|
Non flammable gas (Non mudah terbakar gas ) |
|
Simbol pengaman yang
digunakan dalam transportasi gas non mudah terbakar (dan karenanya sering
tidak berbahaya, setidaknya di tempat terbuka).
Simbol pengaman yang digunakan
pada transportasi dan penyimpanan material gas yang tidak mudah terbakar.
|
Carbon dioxide, nitrogen,
air
Oksigen, Nitrogen, Helium.
|
|
||||||
|
16
|
Spontaneously Combustible
(Secara spontan mudah terbakar )
|
|
Secara spontan
terbakar material (mengobati dengan hati-hati! …).
Material yang dapat secara spontan mudah terbakar
|
Carbon, Charcoal-non-activated, Carbon black.
|
Simpan di tempat yang jauh dari sumber panas atau sumber api.
|
||||||
|
17
|
Miscellaneous danger
(Miscellaneous bahaya)
Marine Pollutant Polutan Kelautan |
|
|
|
|||||||
|
19
|
Poisonous Gas (Gas Beracun ) |
|
Digunakan untuk
transportasi gas beracun – pada tabung gas, atau kadang-kadang sebagai
indikator pada kendaraan.
Simbol yang digunakan pada
transportasi dan penyimpanan material gas yang beracun.
|
Chlorine, Methil bromide, Nitric
oxide.
|
Jauhkan dari pernapasan kita.
|
||||||
|
20
|
Organic Peroxide
(Peroksida organic)
|
|
Simbol keamanan bahan
kimia yang digunakan dalam transportasi dan penyimpanan peroksida organik.
Material yang mudah menimbulkan
api ketika kontak dengan material lain yang mudah terbakar dan dapat
menimbulkan ledakan.
|
Asam peroksiasetat
Calcium hypochlorite, Sodium
peroxide, Ammonium dichromate.
Benzol peroxide, Methyl ethyl
ketone peroxide, Dicetyl perdicarbonate.
|
|
||||||
|
21
|
(Secara spontan mudah terbakar ) |
|
Secara spontan
terbakar material (mengobati dengan hati-hati! …).
|
|
|
||||||
|
22
|
Dangerous when wet (Berbahaya saat basah ) |
|
Ini umumnya berarti
bahwa ia akan bereaksi cukup keras dengan air.
Material yang bereaksi cukup keras
dengan air.
|
Calcium carbide, Potassium
phosphide, Maneb.
|
Jauhkan dari air dan simpan di
tempat yang kering/tidak lembab.
|
||||||
|
23
|
Stow away from foodstuffs
(Menyelundup jauh dari bahan makanan)
|
|
Bahan Berbahaya bagi
dijauhkan dari bahan yang dapat dimakan.
|
|
|
||||||
|
24
|
Poison |
|
Simbol yang digunakan pada
transportasi dan penyimpanan bahan-bahan yang beracun (belum tentu gas).
|
Cyanohydrin, Calcium cyanide,
Carbon tetrachloride.
|
|
||||||
|
25
|
Inhalation
Hazard
|
|
Bahan-bahan yang dapat merusak
sistem inhalasi atau pernapasan.
|
|
Jangan dihirup.
|
||||||
|
26
|
|
|
Bahan yang mengandung organism
penyebab penyakit.
|
Tisue dari pasien, tempat
pengembangbiakan virus, bakteri, tumbuhan atau hewan.
|
|
||||||
|
27
|
|
|
Bahan yang mengandung material
atau kombinasi dari material lain yang dapat memancarkan radiasi secara
spontan.
|
Uranium, 90Co, Tritium.
|
|
||||||
|
28
|
|
|
|
+
|
|


























